Praveen Jordan Dan Debby Susanto Juara All England 2016

news_33316_1426127175
Pasangan ganda campuran Indonesia Praveen/Debby

Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Debby Susanto mampu membuktikan janji dengan menjuarai turnamen All England 2016 setelah memenangi pertandingan final atas pasangan Denmark Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen yang berlangsung di Birmingham, Inggris, Minggu.

“Saya sangat senang dapat menjuarai All England. Terimakasih untuk para pendukung dan penonton. Dukungan penonton yang riuh membuat kami seperti bermain di kandang sendiri,” kata Debby dalam wawancara kepada stasiun televisi asing di tepi lapangan selepas pertandingan.

Praveen/Debby, seperti tercantum dalam situs tournamentsoftware pada Minggu malam, menang 21-12, 21-17 atas Nielsen/Pedersen dalam pertandingan selama 43 menit.

llll
Pasangan ganda campuran Praveen Jordan dan Debby Susanto serta PelatihRichard Mainaky
Pelatih Richard Mainaky dianggap mempunyai kelebihan dalam melahirkan pebulutangkis handal. Praveen Jordan/Debby Susanto, pasangan ganda campuran ini adalah salah satu bukti didikan tangan dingin pelatih saat mereka menggondol juara All England 2016.

 

Sebutan Mata Elang layak disematkan kepada Richard. Karena tak hanya Praveen/Debby saja, ia sebelumnya sudah menelurkan ganda campuran kelas dunia seperti Tri Kusharjanto/Minarti Timur, Flandy Limpele/Vita Marissa, Nova Widianto/Liliyana Natsir serta Tontowi Ahmad/Lil

016540900_1457890497-20160313PBSI_AE_PraveenDebby10
Preeven/Debby memegang piala kemengangan kejuaraan All England 2016

Seusai menjadi juara All England 2016, agenda baru telah disiapkan Pengurus Pusat (PP) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) untuk Praveen/Debby. Berdasarkan target kalender turnamen 2016 yang dirilis PP PBSI, selain All England, Piala Thomas dan Olimpiade Rio de Janeiro juga masuk dalam daftar gelar yang diincar. Akan tetapi khusus untuk Praveen/Debby, mereka tidak akan turun di Piala Thomas dan Piala Uber, tetapi akan mengikuti Olimpiade Rio de Janeiro yang jelas menjadi bidikan rasional.

“Sebenarnya poin kualifikasi kami menuju Olimpiade sudah aman. Tapi, kalau bisa mendapatkan posisi (kualifikasi) yang lebih enak, kenapa tidak?” tutur Praveen.

Pada daftar kualifikasi Olimpiade Rio de Janeiro, saat ini Praveen/Debby berada di urutan ketujuh dengan poin sementara 62.202 (per pekan kedua Maret 2016, red). Cukup aman mengingat yang berhak atas tiket olimpiade ialah pasangan yang berada dalam posisi delapan besar.

 

Sumber :

http://www.tribunnews.com/sport/praveendebby-juara-all-england

http://sports.sindonews.com/mata-elang-richard-mainaky-lahirkan-juara-all-england-2016

http://www.rappler.com/indonesia/badminton-praveen-jordan-debby-susanto-all-england